Siswa SMA Muha 2 Yogya Terhubung dengan Perpustakaan Melalui Android

YOGYA – Perlu strategi untuk bisa menanamkan budaya membaca di era digital seperti saat ini.

Hal tersebut yang dilakukan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta secara resmi meluncurkan Mobile Library System Information (Libsys) untuk mendekatkan warga sekolah dengan perpustakaan mereka.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo bersama pihak pengembang Libsys saat launching, Sabtu (14/1/2017).

Android bukan barang yang langka. Mendapatkannya pun bisa sangat cepat dan mudah, karena android tersedia dalam beragam harga, mulai dari murah hingga mahal.

Tak terkecuali dengan penggunanya yang menyentuh seluruh elemen.

Fenomena ini yang ditangkap oleh Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo, yang pada akhirnya pada Sabtu (15/1/2017) memperkenalkan layanan perpustakaan berbasis android, yakni Mobile Library System Information (Libsys) kepada guru dan juga siswa di sekolahnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Libsys untuk mempermudah siswa, guru, dan karyawan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta untuk mengakses buku yang ada di perpustakaan sehingga bisa dimanfaatkan dengan cepat.

“Sekarang zamannya android, tidak hanya untuk searching tapi juga untuk perpustakaan kita,” jelasnya.

Terobosan terbaru tersebut, diharapkannya dapat membuat semua warga sekolah, khususnya anak didiknya, untuk lebih suka membaca dengan kemudahan mengakses buku yang ada di perpustakaan melalui androidnya.

Slamet menuturkan, bahwa budaya membaca di sekolahnya sendiri dinilai bagus.

Kebiasaan tersebut ditanamkan setiap hari pada pukul 06.30 hingga 07.00 dengan dibimbing oleh wali kelas masing-masing.

“Untuk mengapresiasi mereka, kami memberikan hadiah kepada siswa yang rajin membaca dan memiliki rangkuman terbagus. Dipilih tiga orang dari kelas X dan XI,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Khoirul Sudarsono menjelaskan bahwa koleksi buku, baik digital maupun cetak yang ada di Perpustakaan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Keberadaan Libsys membuat para pembaca tidak perlu datang langsung ke perpustakaan, namun bisa mencari koleksi dan mengetahui jadwal peminjaman bukunya melalui android masing-masing.

“Sementara ini yang bisa menggunakan adalah guru, karyawan, dan siswa. Tapi koleksi buku di perpustakaan kami, bisa diketahui masyarakat luas melalui Online Publice Access Catalog (Opac),” tandasnya.

Diperlukan waktu selama satu bulan untuk menyiapkan pelayanan perputakaan berbasis android tersebut.

Layanan berbasis aplikasi web online tersebut merupakan sistem informasi manajemen perpustakaan yang digunakan oleh pustakawan sekolah sebagai pengelolanya.

Selain itu, dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru, dan alumni untuk mendapatkan informasi dan layanan perpustakaan sekolah seperti peminjaman dan pengembalian koleksi, pencarian data koleksi dan anggota, pengunjung perpustakaan, dan lain-lain.

Fitur layanan yang bisa didownload melalui Play Store tersebut berisikan profile perpustakaan, pencarian data koleksi, membaca koleksi digital, info berita, usulan koleksi, dan cek peminjaman koleksi.

Sumber : http://jogja.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *