Perpustakaan Yogyakarta Hadirkan Belinda untuk Tunanetra

YOGYAKARTA — Perpustakaan Kota Yogyakarta meluncurkan pelayanan khusus untuk pemustaka tuna netra dan penglihatan rendah (low vision) melalui “Blind Corner untuk Anda” (Belinda) guna memberikan kesetaraan akses informasi.

“Kami sangat berharap kehadiran Belinda ini mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemustaka tuna netra dan ‘low vision’ sehingga mereka pun dapat mengakses informasi atau bahan bacaan di perpustakaan dengan lebih mudah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, Kamis (26/1).

Layanan Belinda di Perpustakaan Kota Yogyakarta ditempatkan di bagian utama ruang baca yang ada di lantai satu untuk memberikan kemudahan kepada penyandang disabilitas untuk mengaksesnya.
Sejumlah fasilitas yang diberikan di antaranya adalah seperangkat komputer yang telah memiliki aplikasi JAWS yaitu aplikasi yang mampu mengubah media cetak menjadi media dengar atau buku yang bersuara.

“Kami pun menyediakan buku-buku braille dan sofa duduk yang nyaman serta ‘digital talking books’ yang menyajikan beragam judul novel fiksi karya pengarang ternama,” katanya.

Saat mengakses layanan Belinda, pemustaka akan memperoleh bantuan dari pustakawan, misalnya saat mencari buku atau dokumen perpustakaan yang diinginkan. “Setiap dua pekan sekali, kami juga akan memberikan layanan mobile ke SLB dan MTs Yeketunis serta Hellen Keller Yogyakarta,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pemustaka yang memanfaatkan layanan Belinda Rahman Agus Priyana mengatakan penyandang tuna netra tidak memiliki akses yang luas terhadap buku karena buku dalam huruf braille sangat terbatas.

“Kami sangat tergantung kepada orang lain untuk bisa mengakses literasi. Harapannya, kehadiran Belinda akan membuat kami semakin mandiri saat mengakses literatur,” katanya.

Lulusan S2 UIN itu pun menginginkan agar koleksi literatur yang dimiliki Belinda semakin beragam sehingga memberikan beragam pilihan informasi yang dibutuhkan penyandang disabilitas.

Sumber: republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *