Atha Pernah Tak Kembalikan Buku Perpustakaan Hingga Setahun

YOGYA – Buku dan referensi tidak akan pernah lepas dari pelajar atau mahasiswa, biasanya untuk mengerjakan tugas mereka membutuhkan banyak buku sebagai acuan mereka.

Tak kala mereka membeli buku tersebut atau bahkan meminjamnya diperpustakaan kampus.

Namun, ada beberapa mahasiswa yang sulit sekali untuk mengembalikan buku yang sudah dipinjam dengan beberapa alasan atau bahkan buku tersebut hilang atau rusak.

Jika buku yang sudah dipinjam dari perpustakaan tidak dikembalikan atau bahkan hilang, maka perpustakaan kampus akan melakukan denda atau penggantian buku baru.

Denda yang diberlakukan dimasing-masing kampus pun berbeda-beda.

Misalnya saja perpustakaan kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), tak ada yang sama.

Denda yang diberlakukan di UAJY dan UNY memiliki besar yang sama.

Jika peminjam telat mengembalikan buku akan dikenakan denda sebesar Rp 500 rupiah per hari untuk satu buku.

Jika buku tersebut hilang maka para peminjam harus mengganti uang sebesar buku tersebut, atau kalau tidak harus mengganti dengan buku baru yang sama.

Sedangkan kampus UGM memberlakukan denda sebesar Rp 1.000 per hari dan per buku jika buku tersebut telat dikembalikan,

Jika buku hilang dapat mengganti dengan buku baru dan denda uang.

Salah satu mahasiswa yang lama dalam mengembalikan buku yaitu Atha, mahasiswa UAJY yang tidak mengembalikan buku selama 1 tahun.

“Waktu itu aku lagi malas aja balikin buku, tiba tiba bukunya hilang dan aku kena denda 182.500 ke perpustakaan,” ujarnya.

Selain itu, juga ada Clara yang tidak mengembalikan 5 buku dalam jangka waktu 2 bulan.

“Aku itu kebiasaan kalau balikin buku pasti kalau udah dendanya banyak, waktu itu buat ngerjain tugas akhir aku pinjam 5 buku sekaligus dan dendanya lumayan kira-kira 150 ribuan lah,” kata Clara.

Sumber : http://jogja.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *