Inilah Kereta Api Khusus Perpustakaan yang Dibuat di Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan inovasi dalam pelayanannya.

Inilah Kereta Api Khusus Perpustakaan yang Dibuat di Yogyakarta Tribun Jogja/Rento Ari Nugroho Kepala Balai Yasa Yogyakarta, Denny Haryanto menunjukkan armada Railclinic 4 yang sedang dikerjakan pihaknya, Senin (22/5/2017). Kereta kesehatan edisi keempat ini rencananya terdiri dari empat unit kereta yang dilengkapi sarana perpustakaan dan ruang belajar.

Yang terbaru, perusahaan pelat merah ini siap meluncurkan kereta api khusus perpustakaan dan ruang belajar.

Kereta ini akan menjadi paket pelengkap kereta khusus kesehatan atau railclinic yang telah terlebih dulu ada.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jogja, proses pengerjaan kereta api perpustakaan ini dilakukan di Balai Yasa Yogyakarta.

Ketika dikonfirmasi, kepala Balai Yasa Yogyakarta, Denny Haryanto membenarkan hal tersebut.

“Saat ini kami sedang mengerjakan proses alih fungsi dari kereta rel diesel (KRD) angkutan penumpang ke kereta khusus kesehatan yang dilengkapi sarana belajar dan perpustakaan,” katanya kepada Tribunjogja.com, Senin (22/5/2017).

Denny menjelaskan, kereta kesehatan atau biasa disebut railclinic ini merupakan rangkaian keempat yang dibuat oleh Balai Yasa Yogyakarta.

Tiga unit lainnya telah beroperasi di Jawa dan Sumatra. Khusus untuk edisi yang keempat ini, rangkaian yang disiapkan memang memiliki penambahan fasilitas yang cukup signifikan.

“Ada empat kereta dalam satu rangkaian terdiri dari dua kereta kesehatan, satu kereta perpustakaan dan satu kereta belajar. Keempatnya dirangkai menjadi set railcinic 4 ini,” jelasnya.

Untuk kereta kesehatan menurut Denny desain dan isinya kurang lebih sama dengan railclinic sebelumnya yakni fasilitas kesehatan mulai dari peralatan periksa gigi hingga ruang obat.

Yang membedakan hanya pemakaian bahan interior dari bahan yang lebih kuat, ringan dan mudah dibersihkan.

Sementara kereta belajar ini bisa dimanfaatkan masyarakat terutama anak-anak dimana railclinic 4 ini akan beroperasi untuk belajar banyak hal terutama perkeretaapian Indonesia.

“Mereka bisa belajar dengan membaca buku digital maupun konvensional yang nantinya akan disediakan. Mereka bisa belajar tentang perkeretaapian Indonesia melalui multimedia maupun bacaan yang ada,” imbuhnya.

Proses pengerjaan railclinic 4 ini, terangnya, dimulai sejak Februari lalu.

Direncanakan, pada akhir Mei ini dari sisi mesin dan eksterior sudah selesai. Uji coba pun akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Sementara untuk pengisian isinya, kami menunggu lebih lanjut dari Kantor Pusat. Mudah-mudahan sebelum Lebaran semuanya sudah jadi,” pungkasnya.

Sumber : http://jogja.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *