Workshop Kepenulisan

Menulis bagi pustakawan, menjadi salah upaya pengembangan profesi.

Bagi pustakawan yang mana?

Seluruh jenjang pustakawan, Pustakawan Terampil dan Pustakawan Ahli.

Menulis itu laksana proses memasak makanan pikiran, setelah mengumpulkan bahan dari bacaan, mencoba rasanya sesekali melalui analisis, dan berakhir dalam wujud masakan tulisan.

Lantas, apa saja yang diperlukan?

Ide, ketertarikan, bacaan pengaya, ketrampilan, dan kepercayaan diri.

Untuk itulah, Workshop Kepenulisan ini diselenggarakan pada Hari Sabtu, 22 September 2018, di Ruang Workshop Perpustakaan Digital Universitas Negeri Yogyakarta dengan mengundang Bapak YB. Margantara sebagai narasumber. Hadir dalam acara pustakawan dari berbagai institusi, perguruan tinggi, perpustakaan umum, perpustakaan khusus, dan perpustakaan sekolah.

Bagaimana memulainya?

Membaca surat kabar adalah hal termudah untuk mendapatkan informasi yang mungkin memantik ide untuk membuat tulisan serupa, mengkritisi, maupun benar-benar menciptakan karya tulis terbaru. Setelah menemukan ide, mulai menentukan jenis tulisan yang akan disusun, populer ataukah ilmiah. Jenis tulisan ini akan menentukan jenis media yang akan dituju.

Setelahnya, menyusun tulisan. Menulis saja, terus menulis. Jika merasa mentok dalam mengembangkan tulisan, maka berhentilah. Sepertinya perlu untuk menambah bahan bacaan lagi. Demikian seterusnya.

Tentukan kapan waktu untuk berhenti, karena tidak ada tulisan yang sempurna.

Mari Berproses bersama.

 

Yogyakarta l 24.09.2018 l N.C. Wahyuni l Bidang Diklat PD IPI DIY l

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *