BIMTEK PENYUSUNAN DUPAK PUSTAKAWAN 2019

Dalam rangka memberi kemudahan dan pengetahuan kepada pustakawan dan calon pustakawan untuk meniti karir, dan ingin membuka jalan menuju puncak kesuksesaan sebagai pustakwan utama, dengan bangga PD IPI DIY mempersembahkan “Bimtek Penyusunan DUPAK dan Strategi Menuju Puncak Karir“.

Kegiatan ini dilaksanakan pada:

11 – 12 Desember 2019 bertempat di Grand Tjokro Hotel, Jalan Gejayan Yogyakarta.

Biaya pendaftaran: Rp 750.000 (umum), Rp 600.000 (Angggota IPI)

Narahubung:

Wiyarsih, MA. (0815-7900-569), Endah Ch., M.Si (0895-3630-78367)

Biaya pendaftaran dapat di transfer melalui No. 3070-01-009438-53-3 BRI an. Sri Endang Yektiningsih

Pendaftaran: https://bit.ly/34tttYJ

Workshop Kepenulisan

Menulis bagi pustakawan, menjadi salah upaya pengembangan profesi.

Bagi pustakawan yang mana?

Seluruh jenjang pustakawan, Pustakawan Terampil dan Pustakawan Ahli.

Menulis itu laksana proses memasak makanan pikiran, setelah mengumpulkan bahan dari bacaan, mencoba rasanya sesekali melalui analisis, dan berakhir dalam wujud masakan tulisan.

Lantas, apa saja yang diperlukan?

Ide, ketertarikan, bacaan pengaya, ketrampilan, dan kepercayaan diri.

Untuk itulah, Workshop Kepenulisan ini diselenggarakan pada Hari Sabtu, 22 September 2018, di Ruang Workshop Perpustakaan Digital Universitas Negeri Yogyakarta dengan mengundang Bapak YB. Margantara sebagai narasumber. Hadir dalam acara pustakawan dari berbagai institusi, perguruan tinggi, perpustakaan umum, perpustakaan khusus, dan perpustakaan sekolah.

Bagaimana memulainya?

Membaca surat kabar adalah hal termudah untuk mendapatkan informasi yang mungkin memantik ide untuk membuat tulisan serupa, mengkritisi, maupun benar-benar menciptakan karya tulis terbaru. Setelah menemukan ide, mulai menentukan jenis tulisan yang akan disusun, populer ataukah ilmiah. Jenis tulisan ini akan menentukan jenis media yang akan dituju.

Setelahnya, menyusun tulisan. Menulis saja, terus menulis. Jika merasa mentok dalam mengembangkan tulisan, maka berhentilah. Sepertinya perlu untuk menambah bahan bacaan lagi. Demikian seterusnya.

Tentukan kapan waktu untuk berhenti, karena tidak ada tulisan yang sempurna.

Mari Berproses bersama.

 

Yogyakarta l 24.09.2018 l N.C. Wahyuni l Bidang Diklat PD IPI DIY l

 

 

 

 

Konferensi Nasional Literasi Digital

 

Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia DIY bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta dan Jaringan Pegiat Literasi Digital mengundang Bapak/Ibu atau yang mewakili dalam acara  Konferensi Nasional ”LITERASI DIGITAL” pada :

Hari, Tanggal: Selasa, 12 September 2017

Waktu: 08.00 – 17.00 WIB

Tempat:  Ruang Ki Hajar Dewantoro,  Fakultas Ilmu Sosial,  Universitas Negeri Yogyakarta

Topik dan Narasumber:

 

  • “Industri Media Digital”

Nukman Luthfie @nukman – Pendiri literos.org

  • “Kebijakan Media Digital”

Rosarita Niken Widiastuti – Dirjen IKP Kominfo RI

  • “Fakta dan Masa Depan Literasi Digital”

Dyna Herlina S. – Dosen Ilmu Komunikasi FIS UNY

  • “Pemetaan Literasi Digital 5 Kota”

Jaringan Pegiat Literasi Digital

  • Presentasi Penelitian Literasi Digital

 

Registrasi Partisipan:

Rp 250.000,00 (Rehat Kopi, makan siang, sertifikat)

via transfer rekening bank atau langsung

Kontak UNY:      Tari         ( +62819 1724 4082)

Surel: informasi.ilkomuny@gmail.com; s1komunikasi@uny.ac.id

 

Kontak IPI DIY: Nur Cahyati        ( +62815 7999 395)

Surel: ipidiy@gmail.com; nur.cahyati.w@mail.ugm.ac.id

 

Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian  dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.

 

 

BAGI LAYANAN DIFABEL PERPUSTAKAAN

Deklarasi  “Indonesia Menuju Pendidikan Inklusi” dicanangkan dalam Lokakarya Nasional tentang Pendidikan Inklusif yang diselenggarakan di Bandung, Indonesia tanggal 8-14 Agustus 2004 untuk mendorong pemerintah dan berbagai pihak memberikan hak yang sama bagi anak berkebutuhan khusus dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dalamnya pendidikan. Sejalan dengan hal tersebut, Unesco (2005) mengembangkan definisi pendidikan inklusif sebagai proses merespon keragaman kebutuhan seluruh peserta didik melalui peningkatan partisipasi pembelajaran, budaya, dan masyarakat, serta mengurangi pengecualian dalam dan dari pendidikan.

Di Kota Yogyakarta, terdapat 57 sekolah yang mulai menyelenggarakan sekolah inklusi yaitu sekolah regular yang menggabungkan siswa regular dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam satu kelas pembelajaran.  Dengan demikian, sekolah inklusi mesti menyediakan fasilitas dan program pembelajaran yang mendukung dan ramah bagi ABK, perpustakaan adalah salah satunya.

Perpustakaan yang ramah bagi ABK, jika merujuk pada IFLA, perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu  area luar gedung dan tempat parkir; akses masuk ke gedung perpustakaan, ruang dan rak yang ditata agar leluasa untuk akses kursi roda; kamar kecil; meja sirukulasi; unit anak; ruang baca dan dengar bagi pemustaka ABK; dan teknologi informasi yang ramah ABK.

Teknologi Informasi yang ramah ABK, menjadi fokus bagi workshop untuk menciptakan suasana perpustakaan inklusi. Salah satunya adalah penggunaan perangkat lunak yang dapat membantu bagi ABK Tuna Netra.

 

Materi

Pengetahuan dan informasi tentang perpustakaan dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) akan disampaikan oleh Saudara Ajiwan dari Komunitas Braille’iant Jogja. Materi ini sebagai dasar bagi para pustakawan dan pengelola perpustakaan untuk merencanakan dan mengimplementasi perpustakaan inklusi yang mendukung ketersediaan bahan bacaan dan informasi yang ramah bagi ABK.

Perangkat lunak yang mendukung penyediaan fasilitas perpustakaan inklusi tersedia secara berbayar dan terbuka (open source). Heri Abi Burachman Hakim, SIP., M.A. (Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia DIY) akan menyampaikan materi perangkat lunak open source berupa Perangkat lunak Screen Reader Software (pembaca layar), Text to Speech Software (konversi teks ke suara), Braille Converter Software (konversi dari teks ke Braille), dan OCR (konversi gambar ke teks).

 

Tujuan

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, informasi, dan ketrampilan bagi pengelola perpustakaan dalam menyediakan fasilitas dan layanan yang ramah bagi ABK.

 

Pelaksanaan

 Hari, Tanggal:           Kamis, 24 Agustus 2017

Waktu:                        08.30 – 15.00 WIB

Tempat:                      Ruang Pertemuan Perpustakaan Universitas Negeri Yogyakarta

Narasumber:           

  1. “Perpustakaan Inklusi untuk Penyandang Tuna Netra”

Oleh: Ajiwan Arief (Komunitas  Braille’iant Jogja)

  1. “Perangkat Lunak Pendukung Perpustakaan Inklusi untuk Penyandang Tuna Netra”

Oleh: Heri Abi Burachman Hakim, SIP., M.A. (Pengurus Daerah IPI DIY)

 

Susunan Acara:

08.30 – 08.45             Registrasi dan Coffee Break

08.45 – 09.00             Pembukaan

09.00 – 10.00             Materi I  dan Tanya Jawab

“Perpustakaan Inklusi untuk Penyandang Tuna Netra”

10.00 – 12.00             Materi II dan Workhsop Sesi I

“Perangkat Lunak Pendukung Perpustakaan Inklusi untuk Penyandang Tuna Netra”

12.00 – 13.00             ISHOMA

13.00 – 15.00             Workhsop Sesi II

“Perangkat Lunak Pendukung Perpustakaan Inklusi untuk Penyandang Tuna Netra”

 

Peserta

Peserta Workshop berjumlah 20-30 orang yang terdiri atas pustakawan, tenaga perpustakaan dan kepala perpustakaan sekolah, dan mahasiswa.

 

Registrasi: Rp 100.000,00